You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 60 Meter Kubik Sampah Diangkut dari Waduk Pluit
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

60 Meter Kubik Sampah Diangkut dari Waduk Pluit

Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air Jakarta Utara membersihkan Waduk Pluit, Penjaringan dari sampah dan eceng gondok.

Setiap hari kita mampu mengangkut 60 meter kubik sampah

Kasatpel UPS Badan Air Jakarta Utara, Chusaerie mengatakan, sampah yang berada di Waduk Pluit ini berasal dari Kali Pakin dan Kali Gendong.

"Setiap hari kita mampu mengangkut 60 meter kubik sampah yang terdiri dari sampah rumah tangga dan eceng gondok," ujarnya, Jumat (12/5). 

21,1 Ton Kubik Sampah Kiriman Berhasil Diangkat dari Pesisir Pulau Untung Jawa

Chusaerie menjelaskan, sampah masuk ke dalam Waduk Pluit saat debit air tinggi akibat dipicu hujan deras. Setelah diangkut, sampah-sampah tersebut selanjutnya dipilah sebelum dibuang ke TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

"Khusus eceng gondok kita angkut dan letakan pada lubang biopori yang berada di sisi waduk," ucapnya. 

Ia mengimbau warga turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan waduk dengan tidak membuang sampah sembarangan

“Kami terus imbau warga untuk tidak lagi membuang sampah yang menyebabkan pencemaran dan mengurangi fungsi waduk sebagai pengendali banjir," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1147 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1058 personAnita Karyati
  3. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye887 personDessy Suciati
  4. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye851 personAnita Karyati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye838 personAnita Karyati