You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jaktim Selidiki Produsen Tahu Formalin
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pemkot Jaktim Selidiki Produsen Tahu Formalin

Wakil Walikota Jakarta Timur, Husein Murad berencana menurunkan tim khusus untuk mengusut asal muasal tahu berformalin yang ditemukan di Pasar Rawamangun.

Kita akan turunkan tim untuk penyelidikan lebih lanjut

"Kita akan turunkan tim untuk penyelidikan lebih lanjut. Dimana kasus penyimpangan itu terjadi, apakah di pedagangnya, pemasok atau pabriknya," kata Husein saat memimpin inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Rawamangun, Selasa (7/7).

Menurut Husein, pencampuran cairan formalin ini bisa saja dilakukan di hilir, tengah atau hulu. Yakni bisa dilakukan pedagang itu sendiri, pemasok, distributor atau produsennya langsung. Namun untuk membuktikan semua, butuh penyelidikan lebih lanjut dengan melibatkan pihak kepolisian.

Tahu Berformalin Ditemukan di Pasar Rawamangun

Apabila ditemukan ada pihak yang melanggar, akan dikenai sanksi sesuai dengan tingkat kesalahannya. Mulai dari teguran lisan, tertulis, hingga pembinaan dan pencabutan izin operasional bagi produsen. Namun jika produsen di luar Jakarta, akan dikoordinasikan dengan pemerintah setempat.

Dalam sidak di Pasar Rawamangun, selain empat kantong tahu berformalin, petugas juga menemukan adanya kerupuk yang menggunakan zat pewarna kain. Kemudian mie kuning yang mengandung boraks. Seluruh makanan yang mengandung zat kimia berbahaya itu sudah diamankan petugas.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1156 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1141 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye903 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye882 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye829 personBudhi Firmansyah Surapati