You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bolu Kukus Berrodhamin B Ditemukan di Kawasan CNA
photo Devi Lusianawati - Beritajakarta.id

Kue Bolu di Jakbar Pakai Pewarna Tekstil

Ulah nakal pedagang menggunakan zat kimia pada makanan bukan isu semata. Buktinya di kawasan CNA, Kembangan, Jakarta Barat, petugas yang menggelar razia menemukan bolu kukus mengandung Rhodamin B atau pewarna tekstil.

Untuk sementara hasilnya baru dua yang positif mengandung bahan berbahaya

Selain bolu kukus, petugas juga berhasil menemukan candil pacar cina yang juga mengandung zat berbahaya yang sama.

Kabag Kesejahteraan Sosial (Kesos) Jakarta Barat, Bambang Joko menjelaskan, penemuan kedua produk makanan tersebut didapat dari 26 sampel yang diambil petugas dari 13 pedagang. Saat ini, kata Bambang, proses uji lab masih dilakukan di lokasi, lantaran banyaknya sampel baru yang diambil.

4 Sampel Takjil di Pasar Kebayoran Lama Duji Lab

"Untuk sementara hasilnya baru dua yang positif mengandung bahan berbahaya," jelasnya, Rabu (8/7).

Ia mengatakan, pedagang telah menandatangani surat pernyataan untuk tidak menjual kembali makanan tersebut. Jika di kemudian hari masih berulah, bukan tidak mungkin akan dipidanakan.

Sementara itu, Ganti (25) karyawan CNI mengaku, terbantu dengan adanya uji lab di lokasi kuliner tempatnya bekerja. Dengan adanya razia dan uji lab, dirinya bisa memilah makanan sehat yang akan dibeli.

"Merasa terbantu ya, kami jadi tau makanan seperti apa yang mengandung bahan berbahaya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye28470 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1521 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1311 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1230 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1216 personFolmer