You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Berlumpur, Saluran di Rawa Buaya Diminta Dikeruk
photo Doc - Beritajakarta.id

Berlumpur, Saluran di Rawa Buaya Diminta Dikeruk

Warga RW 05, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, meminta agar keberadaan saluran selebar satu setengah meter yang mengalir ke Kali Mookevart, Daan Mogot, segera dikeruk. Saat ini saluran dipenuhi lumpur hingga rawan meluap jika hujan datang.

aluran memang sangat jarang dikeruk. Kalaupun dikeruk tidak sampai tuntas hingga ke muaranya di Kali Mookevart

Suripto (50) warga RT 03/05, Kelurahan Rawa Buaya, mengatakan lumpur tersebut membuat jika hujan sebentar, air langsung meluap ke jalan dan hunian warga dengan ketinggian di atas 20 sentimeter.

Saluran PHB Pademangan Barat Tersumbat Sampah

“Saluran memang sangat jarang dikeruk. Kalaupun dikeruk tidak sampai tuntas hingga ke muaranya di Kali Mookevart,” ujar Suripto, Rabu (15/7).

Terkait hal itu, Lurah Rawa Buaya, Ridwan menuturkan, pihaknya bersama pekerja Pelaksana Prasarana Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Rawa Buaya pernah menguras saluran tersebut. Namun, kondisi saluran yang cukup lebar dan mepet dengan hunian warga membuat pihaknya tidak dapat mengangkut lumpur seluruhnya.

“Kondisi saluran yang dempet di hunian warga memang sulit untuk dibersihkan. Untuk itu kami akan berkoordinasi dengan Sudin Kebersihan atau Sudin Tata Air untuk menormalisasi saluran tersebut,” tandas Ridwan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2121 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1108 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1025 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1020 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye993 personFakhrizal Fakhri