You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Lebaran, Warga Diimbau Berobat ke Puskesmas Kecamatan
photo Izzudin - Beritajakarta.id

Cuti Bersama Lebaran, Puskesmas Buka 24 Jam

Meski cuti bersama Lebaran, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan tetap berkomitmen memberi kenyamanan akan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Seluruh puskesmas kecamatan dan rumah sakit umum kota (RSUK) di wilayah ini selama cuti bersama Lebaran tetap buka 24 jam.

Sedangkan puskesmas kelurahan buka mulai pukul 08.00-13.00

"Sedangkan puskesmas kelurahan buka mulai pukul 08.00-13.00. Sementara poliklinik sampai pukul 16.00," kata Yudhita Endah Prihaningtias, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Minggu (19/7).

Lebaran, Warga Diimbau Berobat ke Puskesmas Kecamatan

Selain tersedianya petugas paramedis, menurut Yudhita, pihaknya juga sudah mendapat pasokan obat-obatan yang bersifat mendasar seperti penurun panas, obat batuk, gatal-gatal dan diare. Lazimnya di saat Lebaran kerap kali pasien mengeluh diare, pusing, pilek dan batuk/ISPA.

“Namun jika ada pasien dengan kondisi kritis yang datang ke puskesmas kelurahan ataupun kecamatan maupun RSUK, maka dapat langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat sesuai instruksi Kepala Dinas Kesehatan DKI,” ujar Yuditha.

Untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal selama cuti bersama Lebaran, Yuditha secara bertahap menyambangi 65 puskesmas kelurahan dan 10 puskesmas kecamatan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6156 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1400 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1278 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1273 personAnita Karyati