You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisi D DPRD Sepakati Alokasi Anggaran Pembebasan Lahan Dua OPD
photo Doc - Beritajakarta.id

Ini Usulan Komisi B DPRD dalam Rapat Pembahasan Raperda APBD 2024 

Komisi B DPRD DKI Jakarta bersama mitra OPD bidang perekonomian menggelar rapat pembahasan Raperda APBD Tahun Anggaran 2024.

Kami meminta usulan ini diformulasikan

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ismail mengatakan, rapat bersama OPD mitra kerja secara umum sudah sesuai Raperda APBD DKI 2024.

Komisi D DPRD Sepakati Alokasi Anggaran Pembebasan Lahan Dua OPD

Beberapa usulan tambah kurang juga disampaikan termasuk dari anggota Komisi B saat rapat pembahasan Raperda APBD DKI 2024.

"Usulan anggota Komisi B DPRD dominan menyuarakan aspirasi warga yang dihimpun dari kegiatan reses. Kami meminta usulan ini diformulasikan oleh masing-masing OPD mitra kerja sehingga baik secara kegiatan dan anggaran yang muncul sesuai pagu dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Ismail, Kamis (12/10).

Dalam rapat pembahasan, lanjut Ismail, Komisi B DPRD DKI juga mengusulkan pengelolaan prasarana dan sarana di kawasan wisata Kota Tua diintegrasikan melalui satu pintu yakni UPK Kota Tua.

"Usulan dewan ini bertujuan agar UPK Kota Tua bisa mengelola secara utuh kawasan wisata dari sisi pariwisata termasuk perawaran prasarana dan sarana serta pengembangan di masa mendatang," tuturnya.

Ia mengungkapkan, Komisi B DPRD DKI juga mendorong alokasi anggaran subsidi pangan yang telah diusulkan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta dalam pembahasan raperda APBD DKI 2024  ditambah.

"Kami meminta alokasi anggaran subsidi pangan yang diusulkan dalam raperda APBD 2024 sama dengan tahun lalu sebesar Rp 900 miliar agar permasalahan yang terjadi selama ini bisa diminimalisir," ungkapnya.

Ia menambahkan, Komisi B DPRD DKI juga mengapresiasi PT Food Station Tjipinang Jaya yang akan bekerja sama dengan Bulog untuk mendistribusikan pasokan beras SPHP di tengah situasi kenaikan harga di pasar.

"Kami juga berharap Food Station dapat menghitung secara akurat kebutuhan beras bagi warga Jakarta untuk menstabilkan harga di pasaran," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Dubes Belanda Lihat Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 RI di Malaka Jaya

    access_time17-08-2026 remove_red_eye7743 personNurito
  2. Warga Kepulauan Seribu Berhak Dapat Layanan Transportasi Setara

    access_time16-08-2026 remove_red_eye1396 personFakhrizal Fakhri
  3. Lomba Dayung di Pasar Baru Digelar Akhir Agustus

    access_time20-08-2026 remove_red_eye1192 personFolmer
  4. Ketua RW dan LMK di Susukan Adu Jago Bikin Nasi Goreng

    access_time19-08-2026 remove_red_eye918 personNurito
  5. Pemprov DKI Inventarisasi Kebutuhan dan Pengiriman Bantuan Korban Gempa NTT

    access_time16-08-2026 remove_red_eye907 personAldi Geri Lumban Tobing