You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jual Makanan Harga Mahal, PKL Liar Di Kawasan IRTI Monas Bakal Diusir
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Jual Makanan Mahal, PKL Monas Terancam Diusir

Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Perdagangan (UMKMP) yang berkoordinasi dengan Satpol PP DKI Jakarta akan mengusir pedagang kaki lima (PKL) yang menggelar dagangan di Lapangan IRTI Monas apabila ketahuan menjual makanan, minuman atau produk lainnya dengan harga mahal.

Biasanya paling rawan pada Sabtu-Minggu, karena banyak orang daerah yang berwisata ke Monas

"PKL kita langsung usir dari IRTI Monas kalau ketahuan. Biasanya paling rawan pada Sabtu-Minggu, karena banyak orang daerah yang berwisata ke Monas," kata Irwandi, Kepala Dinas KUMKMP DKI, Senin (27/7).

Irwandi kembali mengimbau pengunjung Monas untuk berbelanja di kawasan Lenggang Jakarta. Sebab, selain harganya terjangkau, kuliner yang dijual pun terjamin kualitasnya, karena rutin diperiksa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI.

Pedagang Makanan Khas Batak & Manado Ditata Ulang

"Pengelola Lenggang Jakarta juga harus memasang spanduk imbauan agar tidak berbelanja sembarangan," ujar Irwandi, Senin (27/7).

Najid (26), salah seorang pengunjung Monas mengaku terpaksa membayar sebotol air mineral dengan harga Rp 15 ribu dari salah satu PKL Monas.

"Mulai masuk diikutin dan terus ditawarkan dagangannya. Waktu dibeli harganya mahal sekali, kita harap instansi terkait menindak pedagang seperti ini," ujar Najid.

 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6832 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5675 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3195 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2123 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1891 personAnita Karyati