You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ini Program Sudin Bina Marga Jaktim di Tahun 2023 Lalu
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Bina Marga Jaktim Telah Realisasikan Delapan Kegiatan Fisik

Delapan jenis kegiatan fisik hasil usulan warga melalui Musrenbang 2023, telah direalisasikan jajaran Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur.

Hasilnya sudah dirasakan masyarakat di 10 kecamatan

Kasudin Bina Marga Jakarta Timur, Benhard Hutajulu mengatakan, pihaknya merealisasikan usulan warga dengan konsep skala prioritas. Yakni usulan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan sifatnya urgen.

"Delapan kegiatan fisik yang dilaksanakan selama 2023 kemarin, seluruhnya sudah rampung. Hasilnya sudah dirasakan masyarakat di 10 kecamatan," kata Benhard, Kamis (18/1).

Tujuh Trotoar Rampung Dibangun di Jaktim

Menurutnya, dari delapan kegiatan ini masing-masing adalah, program pemeliharaan berkala terhadap 69 jalan di 10 kecamatan dengan total panjang mencapai 23.954 meter dengan luasan 120.941,70 meter persegi. Kemudian pemeliharaan 192  jalan lingkungan dengan panjang total 74.879,62 meter dan luas 135.386,69 meter persegi.

Selanjutnya, ada tiga lokasi pembangunan jembatan di atas kali. Masing-masing jembatan di  atas Kali Baru, Jalan Jembatan Mukri, Kramat Jati ada satu jembatan. Kemudian di Lebak Sawah, Kecamatan Pasar Rebo ada satu jembatan. Selain itu di Jalan Balai Rakyat, Kecamatan Matraman, ada tiga jembatan.

Berikutnya adalah pembangunan jembatan di Jalan Robusta Raya, Pondok Kopi dengan panjang 9,85 meter, lebar 6,51 meter dan total luasannya mencapai 64,12 meter pergi,

Selain itu ada pemeliharaan sedang jembatan antar kampung (JAK) di Gang Delta, Pekayon, Pasar Rebo dengan volume panjang 18,12 meter, lebar 1,85 meter dengan luasa 33,52 meter persegi.

Tulus Pribadi (51), salah seorang warga Jalan Galur Sari Timur, Utan Kayu Selatan, Matraman mengatakan, dengan dibangunnya tiga JAK ini membuat lingkungan terlihat lebih humanis dan ekstotik. 

Menurut dai, mulanya jembatan yang ada di atas Kali Utan Kayu ini terlihat kumuh dan rusak. Sehingga membuat warga tidak nyaman saat melintasnya.

"Dengan adanya pembangunan jembata baru, maka warga merasakan lebih aman dan nyaman," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye5762 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3572 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2792 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye2600 personNurito
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1276 personFolmer