You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kecamatan Duren Sawit Optimalkan Penanganan DBD
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kecamatan Duren Sawit Optimalkan Penanganan DBD

Jajaran Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, terus mengoptimalkan penanganan kasus demam berdarah dengue (DBD). Tercatat sampai, Jumat (19/4),  ada 86 kasus angka penyebaran kasus DBD di wilayah ini.

Mengajak masyarakat menjadi Jumantik mandiri di rumah masing-masing

Camat Duren Sawit, Kelik Sutanto menuturkan, walau angka DBD terbilang rendah dibanding wilayah lainnya namun pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin menekan angka kasus DBD tersebut. 

Tim Klarifikasi Kecamatan Pancoran Lakukan Penilaian di Empat Kelurahan

Selain menggandeng pihak Puskesmas, menurut Kelik, pihaknya juga mengajak pada kader juru pemantau jentik (Jumantik), kader PKK dan pengurus RT/RW agar lebih giat lagi dalam program pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

"Wilayah Duren Sawit ini masih banyak tanah kosong. Ketika kita lakukan PSN, banyak ditemukan jentik nyamuk di lahan kosong," katanya.

Untuk kelurahan yang angka DBD nya tertinggi, lanjut Kelik, pihaknya melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) yang dilanjutkan dengan fooging dan PSN dua kali sepekan.

"Kami juga akan meminta bantuan pengurus rumah ibadah untuk membantu sosialisasikan pencegahan DBD dan mengajak masyarakat menjadi Jumantik mandiri di rumah masing-masing," beber Kelik.

Kepala Puskesmas Kecamatan Duren Sawit, Sunersi Handayani menjelskan, 86 kasus DBD ini berdasarkan data surveilans dari rumah sakit yang konekting dengan puskesmas.

"Data tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan cara mendatangi alamat yang tertera," jelas Sunersi.  

Sementara, staf pelaksana kesehatan lingkungan (Kesling) Puskesmas Duren Sawit, Nurlianto menjabarkan, dari 86 kasus itu tersebar di tujuh kelurahan. Yaitu, Kelurahan Klender 16 kasus, Malaka Jaya empat kasus, Malaka Sari enam kasus, Pondok Kopi 13 kasus.

Kemudian, Kelurahan Duren Sawit 20 kasus, Pondok Bambu sembilan kasus dan Pondok Kelapa 18 kasus. Total jumlah penduduk ada 425.487 jiwa.

"Setelah dilakukan PE ternyata diketahui dari 86 kasus itu yang dinyatakan positif DBD hanya ada lima kasus. Sedangkan 81 lainnya dinyatakan negatif," tandasnya.

Dia menambahkan, warga yang terdata tekena DBD  saat diperiksa ternyata alamatnya tidak sesuai KTP. Mereka memiliki KTP Duren Sawit namun domisilinya sudah di luar wilayah Duren Sawit bahkan ada yang sudah tinggal di Bekasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye8500 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye2445 personAnita Karyati
  3. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1415 personDessy Suciati
  4. Daftar Kantong Parkir Telkomsel Digiland Run 2026, Cek Lokasinya!

    access_time14-05-2026 remove_red_eye1236 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

    access_time12-05-2026 remove_red_eye1171 personDessy Suciati