You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Penataan Lahan TPU Prumpung, Potensi Menambah 200 Petak Makam
photo Nurito - Beritajakarta.id

Penataan Lahan TPU Prumpung, Potensi Menambah 200 Petak Makam

Penataan lahan di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Prumpung, Jatinegara, Jakarta Timur, masih terus dilakukan. Dari hasil penataan ini, potensi menghasilkan penambahan 200 petak makam baru.

"Penataan untuk maksimalkan area makam,"

Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Djauhar Arifin mengatakan, penataan lahan dilakukan pada bagian pinggir area TPU yang banyak dimanfaatkan warga untuk kepentingan pribadi. Seperti penempatan lapak, tenda, meja, kursi, bangku, hingga kandang unggas dan sebagainya.

"Dari lahan yang diokupasi warga, setelah kita lakukan penataan berpotensi menambah sekitar 200 petak makam baru," kata Djauhar, Rabu (7/8).

Wakil Wali Kota Jaktim Tinjau Penataan TPU Prumpung

Menurutnya, lahan yang  dilakukan penataan nantinya akan langsung dimanfaatkan untuk pemakaman. Jika ada warga yang meninggal dunia maka akan langsung dimakamkan di area pinggir, bekas lokasi penataan sejak Jumat (2/8) pekan lalu.

Djauhar menjelaskan, TPU Prumpung ini memiliki luas  4,7 hektare. Dari luas lahan tersebut, saat ini kondisi eksisting terdapat 20.173 petak makam.

"Penataan juga untuk maksimalkan area makam,"  tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1316 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1234 personAnita Karyati
  3. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1155 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1070 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1021 personTiyo Surya Sakti