You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
UP PM-PTSP Jaksel Gelar Sosialisasi Penyampaian LKPM
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

UP PM-PTSP Jaksel Sosialisasikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal

Unit Pengelola Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UP PM-PTSP) Jakarta Selatan menggelar sosialisasi penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Usaha Mikro dan Kecil (UMK) serta Non-UMK, di Ruang Gelatik Utama, Kantor Wali Kota setempat. 

Disampaikan setiap triwulan

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan Jakarta Selatan, Mukhlisin mengatakan, dalam sosialisasi ini pemerintah ingin memastikan setiap pelaku usaha dapat memahami dengan jelas kewajiban pelaporan, serta bagaimana laporan tersebut dapat berkontribusi pada pertumbuhan investasi yang lebih efektif di Jakarta Selatan.

"Realisasi investasi di Provinsi DKI Jakarta pada triwulan kedua 2024 mencapai Rp 120,4 triliun, dan Jakarta Selatan menyumbangkan Rp 52,6 triliun. Jakarta Selatan menempati peringkat pertama di antara lima wilayah lainnya," ujarnya, Selasa (10/9). 

UP PM-PTSP Kepulauan Seribu Gencarkan Pendampingan LKPM

Ia berharap, pada triwulan ketiga ini Jakarta Selatan dapat mencapai target yang memuaskan. Tingginya realisasi investasi di Jakarta Selatan menunjukkan bahwa Jakarta Selatan memiliki daya tarik bagi investor untuk menanamkan modalnya.

"Investasi ini bukan hanya tentang angka dan laporan saja, tetapi tentang komitmen kita untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan juga perekonomian lokal," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala UP PM-PTSP Kota Jaksel, Indarini Ekaningtias, menambahkan, kegiatan ini adalah kegiatan pertama dengan mendatangkan langsung para pelaku usaha di wilayah Jakarta Selatan.

"Kita ingin meningkatkan nilai realisasi investasi di Provinsi DKI Jakarta, khususnya di Jakarta Selatan dan menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk menyelesaikan permasalahan terkait pelaporan LKPM," ucapnya. 

Menurutnya, dalam sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Penata Kelola Penanaman Modal dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Nursyamsi Gemawaty, dengan materi Sosialisasi Pencabutan dan Pembatalan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Pelaku Usaha.

Kemudian, Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Selatan, Lucky Julianto yang membawakan materi sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan.

"LKPM ini juga menjadi pembanding, bidang usaha apa yang paling diminati di Jakarta Selatan. Kami ingin agar LKPM ini semakin tertib karena ini disampaikan setiap triwulan. Bila mereka tidak menyampaikan LKPM, itu berarti tidak ada data yang tercatat di kami," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Turap Longsor Kali Baru Cepat Diperbaiki

    access_time04-02-2026 remove_red_eye4379 personNurito
  2. Dukungan RDF Plant Rorotan Datang dari Warga Sekitar

    access_time06-02-2026 remove_red_eye4082 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Uji Emisi di Tanjung Barat Jangkau 102 Kendaraan Bermotor

    access_time05-02-2026 remove_red_eye971 personTiyo Surya Sakti
  4. Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 2025 Naik 5,21 persen

    access_time05-02-2026 remove_red_eye927 personFolmer
  5. DKI Jakarta-Banten Sepakat Kelola Bendungan Polor

    access_time04-02-2026 remove_red_eye900 personDessy Suciati