You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakarta Utara Gelar Simulasi Penanganan Bencana
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Simulasi Kebencanaan Diadakan di Kantor Wali Kota Jakarta Utara

Simulasi penanganan bencana gempa gempa bumi dan kebakaran diadakan di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok.

Mengantisipasi jika terjadi bencana

Simulasi ini melibatkan unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D) DKI Jakarta, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, serta Pemerintah Kota (Pemkot) setempat.

Asisten Pemerintahan Sekretaris Kota Jakarta Utara, Iyan Sopian Hadi mengatakan, kegiatan ini bertujuan melakukan mitigasi terhadap potensi bencana di lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Utara.

Palang Merah Jepang Pelajari Simulasi Water Rescue di PMI Jakarta Utara

"Kegiatan ini diikuti sekitar 500 ASN, PJLP,  dan unsur masyarakat. Simulasi siap siaga bencana ini sangat diperlukan untuk mengantisipasi jika terjadi bencana," ujarnya, Rabu (2/10).

Iyan berharap, dengan simulasi yang telah dilakukan dapat dipahami alur dan mekanisme penyelamatan saat terjadi bencana sesuai standar operasional prosedur (SOP). Kemudian, para peserta simulasi memiliki kesiapan yang prima saat kondisi bencana terjadi.

"Mudah-mudahan dengan kegiatan ini kita bisa lebih waspada dan tenang saat menghadapi bencana. Selain keselamatan diri sendiri, kita juga perlu memperhatikan orang-orang di sekitar," terangnya.

Ketua Sub Kelompok Kesiapsiagaan BPBD DKI Jakarta, Embay Suhaimi menambahkan, dalam simulasi ini dilakukan dengan berbagai metode, di,antaranya manajemen keselamatan gempa bumi dan kebakaran gedung, serta pertolongan pertama.

"Simulasi dilakukan dengan merefleksikan terjadi gempa berkekuatan 8,7 Skala Richter, kemudian terjadi kebakaran di salah satu lantai gedung. Penghuni tampak antusias mengikuti arahan dan menuju lokasi yang aman," ungkapnya.  

Menurut Embay, kegiatan simulasi ini juga akan dilakukan di seluruh wilayah kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu. Pasalnya, pemahaman ini dibutuhkan pelatihan secara terus menerus agar saat diimplementasikan bisa maksimal.

"Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat, dengan semakin dilatih tentunya kita akan siap dan merasa tenang saat terjadi gempa bumi atau bencana lain," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6180 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3802 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3038 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2964 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1569 personFolmer