You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sekab Kepulauan Seribu : Junaedi Sosok yang Humoris
photo Nurito - Beritajakarta.id

Almarhum Junaedi Dikenal Sebagai Pemimpin Tegas dan Humoris

Selama menjabat sebagai Bupati Kepulauan Seribu, Almarhum Junaedi dikenal bawahannya sebagai sosok pemimpin yang tegas, disiplin serta humoris.

"Beliau sangat dekat dengan sektoral, serta detail dalam setiap pelaksanaan tugas," 

Penilaian ini diutarakan Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu, Erick Petra Z. Lumbun kepada Beritajakarta, saat takziah di rumah duka, Komplek The Wiladatika Residence Blok A66, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (14/11).  

Rumah Almarhum Junaedi Dipenuhi Karangan Bunga Belasungkawa

"Beliau sangat dekat dengan sektoral, serta detail dalam setiap pelaksanaan tugas," ujar Erick.

Selama memimpin pemerintahan di Kepulauan Seribu, kenang Erick, dirinya mengenal almarhum sebagai pribadi yang baik dan sangat  perhatian dengan anak buah, serta selalu mengutamakan keberhasilan dan kesejahteraan pegawai.

"Di luar kedinasan, beliau juga dikenal sebagai sosok humoris dan mudah bergaul dengan siapa saja," kata Erick.

Hal yang yang perlu diteladani dari figur almarhum, menurut Ercik, adalah kedekatannya dengan semua kalangan masyarakat, mulai dari tokoh agama, pengusaha hingga generasi muda.

"Almarhum sangat supel, namun dalam kedinasan sangat tegas dan disiplin," ungkap Erick.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye7480 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1283 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1186 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1046 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye931 personBudhi Firmansyah Surapati