You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kebutuhan Air Bersih Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Dipastikan Terpenuhi
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Kebutuhan Air Bersih Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Dipastikan Terpenuhi

Perumda Air Minum Jaya (PAM Jaya) memastikan, kebutuhan air bersih bagi penyintas kebakaran Kebon Kosong yang saat ini masih tinggal di tempat pengungsian telah cukup terpenuhi.

"Seberapun kebutuhan warga akan kami pasok."


Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, distribusi air bersih sudah dilakukan pihaknya sejak Selasa (10/12) kemarin, sebanyak 20 ribu liter. Sedangkan hingga siang hari ini sebanyak 10 ribu liter air bersih sudah dipasok ke lokasi pengungsian.

"Kebutuhan air bersih bagi warga penyintas kebakaran akan terus dipasok sesuai kebutuhan," kata Arie, saat mengunjungi lokasi kebakaran di Jalan Kemayoran Gempol, RW 05 Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (11/12).

Pemprov DKI Terus Upayakan Layanan Air Bersih Berkualitas untuk Warga

Selain memastikan ketersediaan air bersih bagi para penyintas, Arief mengaku datang juga untuk menyerahkan bantuan. Pihaknya menyerahkan susu UHT untuk anak warga penyintas, sanitasi wanita dan beragam makanan cemilan.

Dilanjutkan Arief, pihaknya telah menyampaikan pada Camat dan Lurah agar segera menginformasikan bila ada kebutuhan tambahan air bersih bagi warga penyintas kebakaran.

"Seberapun kebutuhan warga akan kami pasok. Tidak ada batasan, sesuai kebutuhan akan kami kirim," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

    access_time08-09-2026 remove_red_eye3137 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

    access_time08-09-2026 remove_red_eye1993 personDessy Suciati
  3. Trotoar Sepanjang Jalan Fachrudin Ditata Petugas Gabungan

    access_time09-09-2026 remove_red_eye1290 personFolmer
  4. Kuota Guru ASN Terbatas, Komisi A Minta Tenaga Pendidik Non-ASN Diberi Ruang

    access_time08-09-2026 remove_red_eye1286 personFakhrizal Fakhri
  5. Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

    access_time10-09-2026 remove_red_eye1196 personFakhrizal Fakhri