You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kerja Bakti Diadakan di Vihara Amurva Bhumi
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Kerja Bakti Diadakan di Vihara Amurva Bhumi

Pengurus harian dan umat di Vihara Amurva Bhumi (Hok Tek Tjeng Sin), di Jalan Prof Dr Satrio, Kelurahan Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan melakukan kerja bakti menyambut Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili.

"Kita targetkan sore hari ini sudah bersih dan rapi seluruhnya,"

Pendiri Yayasan Amurva Bhumi, Tang Hong Huy mengatakan, pembersihan ini rutin dilakukan setiap menjelang perayaan Imlek dengan mengerahkan seluruh pengurus harian dan umat.

"Mulai pukul 08.00 pagi tadi kami bersihkan dimulai dari penurunan lampu dan patung-patung," ujarnya, Rabu (22/1). 

Vihara Amurva Bhumi Bersiap Sambut Imlek 2576 Kongzili

Tang menjelaskan, untuk Rupang atau patung berukuran besar yang dibersihkan hari ini salah satunya yakni patung Dewi Kwan Im yang melambangkan sifat welas asih dan penyayang.

Selain itu, dalam kerja bakti hari ini juga dilakukan pembersihan abu sisa pembakaran dupa, dinding, dan lantai ruangan tempat sembahyang. 

"Kita targetkan sore hari ini sudah bersih dan rapi seluruhnya. Sehingga, umat yang akan beribadah nantinya dapat semakin merasa nyaman dan khusyuk," tandasnya. 

Untuk diketahui, selain kegiatan kerja bakti, hari ini pada pukul 19.00 WIB  di Vihara Amurva Bhumi akan dilakukan Kebaktian Cap Jie Gwee Jie Sah Toepokong Naik.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1169 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye953 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati