You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Genangan Air Laut di Kawasan Pantai Mutiara Bukan Disebabkan Tanggul Jebol
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Genangan Air Laut di Kawasan Pantai Mutiara Bukan Disebabkan Tanggul Jebol

Genangan air laut yang menggenangi kawasan Pantai Mutiara di RW 16, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, bukan berasal dari tanggul jebol, melainkan tingginya ombak pantai pada Kamis, 7 Februari 2025.

"Kaca pos keamanan yang pecah akibat ombak"

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara, Ahmad Saipul meluruskan informasi beredar yang menyebut terjadi tanggul jebol.

"Setelah personel kami ke lapangan, teryata bukan dari tanggul, tetapi kaca pos keamanan yang pecah akibat ombak. Sehingga, limpasan air itu masuk ke daratan," ujarnya, Senin (10/2).

Tanggul NCICD Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir Rob di Pesisir Jakarta

Ia menambahkan, dalam kejadian viral tersebut tidak ada penanganan darurat karena sepanjang tanggul tidak ada yang rusak atau roboh.

"Diduga saat itu ketinggian ombak mencapai dua sampai tiga meter. Sehingga, limpasannya menerjang pos keamanan yang posisinya tepat di pinggir tanggul," terangnya.

Sementara itu, Camat Penjaringan, Darmawan membenarkan luapan air yang keluar dari pos keamanan merupakan terjangan ombak laut.

Pihaknya, imbuh Darmawan, juga sudah berkoordinasi dengan RW setempat untuk memindahkan pos keamanan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

"Luapan air itu langsung surut, di jalan pun langsung kering. Kami juga sudah komunikasi dengan RW untuk memindahkan pos keamanan untuk mencegah kejadian yang membahayakan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6090 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2517 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2171 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1763 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1707 personNurito