You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
8.982 Orang Hadiri Job Fair di Jaktim
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Ribuan Pencari Kerja Manfaatkan Job Fair di Jaktim

Sebanyak 8.982 pencari kerja memanfaatkan Job Fair yang diadakan di 10 kecamatan di Jakarta Timur pada 19-21 Mei 2025.

"Sangat memudahkan"

Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) Jakarta Timur Galuh Prasiwi merinci, untuk Job fair di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas pada 19-20 Mei terdapat 2.185 orang pencari kerja.

Kemudian, dalam periode yang sama di GOR Pulo Gadung total pencari kerja yang datang berjumlah 2.148 orang.

Rangkaian Acara Peringatan May Day di Jaktim Diikuti Ratusan Buruh

"Pada 21 Mei 2025 kemarin, Job Fair juga diadakan serentak digelar di delapan kecamatan lainnya di Jakarta Timur dengan jumlah pencari kerja mencapai 4.649 orang," terangnya.

Ia menambahkan, peserta Job Fair di 10 kecamatan yang mendaftar melalui Gform sebanyak 1.364 orang. Sementara, melalui aplikasi SIAPKerja ada 3.285 orang.

"Berdasarkan data yang ada, jumlah pencari kerja tertinggi dari Kecamatan Cakung dengan jumlah 1.144 orang. Kemudian, Duren Sawit 701 orang dan diikuti Kecamatan Makasar 349 orang," bebernya.

Sementara, salah seorang pencari kerja,

Tazkiah Adha (19) mengaku sangat terbantu adanya job fair ini di tingkat kecamatan.

"Sangat memudahkan, lebih efektif dan efisien bagi pencari kerja. Semoga saya bisa diterima di tempat saya melamar kerja," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye8661 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1298 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1203 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1134 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye946 personBudhi Firmansyah Surapati