You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin Tata Air Jaksel Berencana Mengeruk Waduk Rawa Lindung Pesanggrahan-
photo Izzudin - Beritajakarta.id

Pengerukan Waduk Rawa Lindung Terkendala Akses Jalan

Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan untuk mengeruk Waduk Rawa Lindung di RT 9 RW 1, Kelurahan Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahan, terkendala akses jalan yang terlalu sempit sehingga sulit dilalui alat berat.

Kemarin kami akan menaruh alat berat, tapi kami kesulitan mencari akses supaya bisa masuk ke waduk

Kepala Sudin Tata Air Jakarta Selatan, Deddy Budiwidodo mengatakan, alat berat diperlukan untuk mengeruk lokasi di waduk yang masih dangkal oleh lumpur. "Kemarin kami akan menaruh alat berat, tapi kami kesulitan mencari akses supaya bisa masuk ke waduk," ujarnya, Jumat (21/8).  

Menurut Deddy, menjelang musim hujan ini, waduk seluas 1,1 hektare akan dinormalisasi dengan menambah luas 4000 meter persegi. "Kalau dikeruk lebih dalam agar bisa menampung kapasitas air lebih banyak pada saat musim hujan," kata Deddy.

Pompa Waduk Tomang Barat Kerap Rusak

Sahroji, petugas waduk dari UPK Badan Air menjelaskan, sudah banyak pejabat yang datang untuk menanyakan alat berat untuk melakukan normalisasi lokasi yang dangkal. 

"Dari kemarin sudah ada camat yang datang menanyakan alat berat, tapi sampai sekarang belum ada alat berat yang sampai ke waduk," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2214 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1170 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1090 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1086 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1048 personFakhrizal Fakhri