You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
1000 PKL Kemayoran Siap Ditata Ulang Di Lahan B1 Kemayoran
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

1.000 PKL Bakal Direlokasi ke Kemayoran

Sebanyak 1.000 pedagang kaki lima yang tersebar di beberapa titik di Jakarta Pusat, akan direlokasi ke kawasan Komplek Kemayoran. Ini dilakukan setelah Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus) mendapatkan hibah lahan seluas satu hektare dari Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK).

Saat ini dari pihak PPKK sedang melakukan pengosongan lahan tersebut, setelah selesai nanti langsung relokasi

Camat Kemayoran, Herry Purnama, mengatakan PKL yang akan dipindah berasal dari Masjid Al Akbar, Jalan Benyamin Sueb Blok Boing 9/1 sekitar 500 pedagang, Kawasan Jiung, Jalan Kemayoran Gempol 400 pedagang dan sisanya dari sejumlah kawasan lain.

"Saat ini dari pihak PPKK sedang melakukan pengosongan lahan tersebut, setelah selesai nanti langsung relokasi," ujarnya, Senin(24/8).

Hanya 15 Menit, 500 Paket Sembako Murah Ludes Terjual

Menurut Herry, nantinya lokasi tersebut akan dijadikan pasar rakyat yang dikhususkan untuk food court dan pedagang fashion. Dengan begitu, PKL yang ada di sejumlah jalan bisa diminimalisir keberadaanya.

"Nanti untuk pembangunan tempatnya akan dicarikan CSR terlebih dahulu oleh PPKK, kita harap dalam waktu dekat bisa terlaksana," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1162 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1143 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye906 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye895 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye831 personBudhi Firmansyah Surapati