You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkab Kepulauan Seribu Adakan FGD Tranformasi Pulau Tidung Kecil
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Pemkab Kepulauan Seribu Adakan FGD Bahas Transformasi Pulau Tidung Kecil

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu menggelar focus grup discussion (FGD) yang membahas mengenai transformasi Pulau Tidung Kecil, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

"Pulau tematik ini dapat menjadi ikon wisata baru"

Kegiatan yang berlangsung di Pulau Bidadari tersebut diikuti sebanyak 40 peserta terdiri dari perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan mahasiswa Universitas Trisakti.

Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan mengatakan, FGD ini merupakan kali kedua diadakan setelah sebelumnya diselenggarakan bersama warga, LMK, Dewan Kota, lurah dan camat setempat.

‘Ghost Nets: Awakening the Drifting Giants’, Pameran Seni Ajak Jaga Lautan

Menurutnya, FGD ini bertujuan mengumpulkan pemaham mendalam, serta masukan dan solusi terkait pemanfaatan Pulau Tidung Kecil sebagai pulau tematik.

"FGD ini merupakan tindak lanjut arahan dari Pak Gubenur agar destinasi wisata di Kepulauan Seribu harus ditingkatkan. Salah satunya dengan memanfaatkan Pulau Tidung Kecil yang bisa menjadi pemicu peningkatan sektor pariwisata di Kepulauan Seribu," ujarnya, Rabu (23/7).

Fadjar menjelaskan, Pulau Tidung Kecil menjadi salah satu aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan luas mencapai 17 hektare. Pulau ini terhubung dengan Pulau Tidung Besar yang merupakan pulau berpenduduk.

"Apabila Pulau Tidung Kecil ini bisa dikembangkan, maka produktivitas masyarakatnya semakin meningkat, mulai dari pelaku usaha, pemandu wisata, dan lainnya," terangnya.

Ia berharap, melalui FDG ini dapat menghasilkan banyak masukan dan kesepakatan yang selaras. Sehingga, Kepulauan Seribu ke depan semakin maju dan sejahtera masyarakatnya.

"Tentu hasil diskusi ini dan yang lalu akan kami laporkan kepada Pak Gubernur. Mudah-mudahan pulau tematik ini dapat menjadi ikon wisata baru di Kepulauan Seribu," harapnya.

Sementara itu, mahasiswa Institut Pariwisata Universitas Trisakti, Agie Pradhipta menyambut baik dan mengapresiasi penyelengaraan FGD tersebut.

Ia menilai, kehadiran pulau tematik ini bisa mendatangkan wisatawan dan memacu perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha.

"Kami sangat mendukung, namun diskusi ini masih memerlukan kajian secara langsung, serta menggali berbagai aspek. Semoga pada akhirnya, dapat terealisasi dan Kepulauan Seribu manjadi bagian penting Jakarta sebagai kota global," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6125 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2550 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2194 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1794 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1730 personNurito