You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rapat bersama Bapemperda DPRD DKI Jakarta, Selasa (2/9)
photo Fakhrizal Fakhri - Beritajakarta.id

Biro Hukum DKI Inventarisasi 96 Raperda untuk Propemperda 2026

Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi DKI Jakarta mencatat sebanyak 96 rancangan peraturan daerah (raperda) akan masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2026.

"Sebagian sudah siap dengan naskah akademik dan draf,"

Kepala Biro Hukum Setda DKI Jakarta, Sigit Pratama Yudha mengatakan, raperda tersebut sudah dikelompokkan berdasarkan progres penyusunannya.

“Dari total 96 raperda, sebagian sudah siap dengan naskah akademik dan draf, sebagian lainnya masih dalam tahap penyusunan,” ujar Sigit saat rapat bersama Bapemperda DPRD DKI Jakarta, Selasa (2/9).

Lima Raperda Ditarget Rampung hingga Akhir Tahun

Menurutnya, ada 23 raperda yang dinyatakan siap dibahas karena telah dilengkapi naskah akademik dan draf. Raperda tersebut di antaranya Raperda tentang APBD, Pengelolaan Barang Milik Daerah, Penyelenggaraan Bantuan Hukum, Rumah Susun, Rencana Induk Transportasi, hingga perubahan bentuk badan hukum PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menjadi Perseroda.

Selain itu, terdapat 12 raperda yang ditargetkan rampung penyusunan naskah maupun drafnya pada tahun ini. Di antaranya Raperda tentang Pengelolaan Sampah, Ketenagakerjaan, Pemajuan Kebudayaan Jakarta, Transportasi, Penanggulangan Stunting, serta Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

Sementara itu, sebanyak tujuh raperda masih berstatus carry over dari Propemperda 2025, antara lain terkait Penyelenggaraan Pendidikan, Kawasan Tanpa Rokok, serta perubahan Perda Nomor 6 Tahun 2011 tentang Dewan Kota/Kabupaten.

“Selain itu, masih ada 54 raperda yang belum memiliki naskah akademik maupun draf,” tambah Sigit.

Ia juga mengungkapkan adanya tiga usulan tambahan dari perangkat daerah yang diajukan belakangan karena dinilai mendesak. Di antaranya yakni Raperda tentang investasi BUMD PT Jakro, Raperda tentang Sistem Kesehatan Daerah (perubahan Perda Nomor 4 Tahun 2009), serta Raperda tentang Penanggulangan Stunting dari Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Kami berharap seluruh perangkat daerah dapat menunjukkan komitmen dan memberikan pembaruan terkait penyusunan raperda ini, sehingga program legislasi tahun 2026 bisa berjalan sesuai target,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1350 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1203 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye992 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye962 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye785 personFakhrizal Fakhri
close