You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Keripik Sukun Mewakili Lomba Tingkat Propinsi
photo Suparni - Beritajakarta.id

Industri Keripik Sukun Wakili Pulau Seribu di Lomba GKM-IKM

Keripik Sukun, makanan khas Kepulauan Seribu yang diproduski salah satu industri kecil di Pulau Pramuka terpilih mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Administrasi Kepulauan Seribu dalam lomba konvensi Gugus Kendali Mutu Industri Kecil Menengah (GKM-IKM) tingkat Provinsi DKI Jakarta.

Persiapannya sudah sekitar 80 persen untuk ikut lomba Konvensi GKM-IKM tanggal 3 September nanti

Kepala Seksi Industri, Suku Dinas Perindustrian dan Energi Kepulauan Seribu, Purnawati mengatakan, dipilihnya keripik sukun dalam lomba tersebut karena makanan tersebut telah diproduksi turun temurun oleh masyarakat.

"Persiapannya sudah sekitar 80 persen untuk ikut lomba Konvensi GKM-IKM tanggal 3 September nanti," ujar Purnawati, Kamis (27/8).

Produk Industri Kecil di Pulau Untung Jawa Diawasi

Menurut Purnawati, semua pelatihan dan arahan termasuk bagaimana cara presentasi di depan IKM telah diberikan kepada peserta yang sudah ditunjuk untuk mewakili Kepulauan Seribu.

"Seleksi telah dilakukan sejak bulan kemarin, dan hasilnya salah satu industri kecil menengah dari Pulau Pramuka yang terpilih untuk mewakili Pulau Seribu," katanya.

Pihaknya, tambah Purnawati, yakin industri binaannya tersebut mampu memenangkan lomba, meski baru pertama kali ikut serta dalam lomba konvensi GKM-IKM.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12065 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1363 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1335 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1299 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1008 personBudhi Firmansyah Surapati