You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Personel SDA menormalisasi saluran air di Jalan Kramat Lontar
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Normalisasi Saluran di Kramat Lontar Gang 10 Capai 60 Persen

Progres normalisasi saluran di pemukiman warga Jalan Kramat Lontar Gang 10 RW 01 Kelurahan Paseban, Senen, yang dikerjakan jajaran Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat sejak Juli lalu, saat ini progresnya sudah mencaai 60 persen lebih.

"Kami menargetkan pekerjaan rampung pada 15 Oktober mendatang," 

Kasatpel Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Senen, Zulfahmi mengatakan, saluran sepanjang 270 meter ini dinormalisasi dengan memasang beton u-ditch berukuran 40x60 sentimeter.

Pasukan Biru Revitalisasi Saluran Air di Jalan Belly

"Realisasi pekerjaan saat ini sudah mencapai 180 meter atau sekitar 66,6 persen dari total panjang 270 meter," ujar Zulfahmi, Kamis (2/10).

Menurutnya, normalisasi saluran ini merupakan aspirasi warga yang disampaikan melalui rembuk RW hingga tahapan Musrenbang 2024.

"Kami menargetkan pekerjaan rampung pada 15 Oktober mendatang," ungkapnya.

Normalisasi saluran ini direspon positif Bambang (43), warga Jalan Kramat Lontar. Diungkapkannya, saluran yang lama kondisinya terlalu kecil sehingga tak mampu menampung debit air saat hujan deras.

"Semoga pekerjaan cepat selesai, sehingga saat puncak musim hujan nanti kami tak khawatir terjadi genangan,"harapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1863 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye831 personDessy Suciati
  3. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye748 personDessy Suciati
  4. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye713 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye697 personFakhrizal Fakhri