You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat turun ke lapangan meninjau lokasi genangan
.
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Wali Kota Jakut Pastikan Penanganan Genangan Dilakukan Maksimal

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat memastikan penanganan genangan yang melibatkan personel dari lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilakukan secara maksimal.

"Keselamatan warga adalah prioritas utama"

Hendra mengatakan, genangan yang terjadi di sejumlah ruas jalan di Jakarta Utara disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi dengan intensitas mencapai lebih dari 150 milimeter.

"Hari ini saya bersama Camat Tanjung Priok dan Lurah Papanggo memonitor langsung kondisi wilayah. Hujan turun sejak pagi dan menyebabkan genangan di beberapa titik," ujarnya, Senin (12/1).

Personel Sudinhub Jakut Dikerahkan Antisipasi Kemacetan Dipicu Genangan

Hendra menjelaskan, genangan di sejumlah ruas jalan menyulitkan masyarakat untuk melintas dan beraktivitas. Bahkan, terdapat beberapa sepeda motor yang mogok karena memaksakan diri melewati genangan..

Namun demikian, petugas gabungan telah dikerahkan untuk membantu warga yang melintas serta melakukan pengaturan arus lalu lintas guna menghindari kemacetan dan meminimalkan risiko kecelakaan.

"Di sekitar kawasan Sunter, beberapa ruas jalan sudah tidak dapat dilalui sepeda motor. Banyak kendaraan mogok karena memaksa melintas. Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk siaga dan membantu warga yang membutuhkan di lapangan," terangnya.

Menurutnya, untuk mempercepat penanganan, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara telah menyiagakan pompa air, peralatan pendukung, serta personel di berbagai titik rawan genangan.

"Kami siagakan pompa, peralatan, dan petugas agar genangan dapat segera surut sehingga aktivitas masyarakat kembali normal," bebernya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi jalan yang tergenang. Pemkot Jakarta Utara telah berkoordinasi dengan RT dan RW setempat untuk menyampaikan informasi kepada warga mengenai titik-titik jalan yang tidak dapat dilalui serta mengarahkan penggunaan jalur alternatif.

"Kami terus memberikan informasi kepada masyarakat agar mencari jalur alternatif dan tidak memaksakan diri melintas. Keselamatan warga adalah prioritas utama," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi menambahkan, intensitas hujan yang mencapai lebih dari 150 milimeter menyebabkan infrastruktur drainase yang ada tidak mampu menampung debit air.

"Banjir atau genangan hari ini murni disebabkan oleh curah hujan ekstrem yang merata di seluruh kecamatan Jakarta Utara, bukan karena adanya pasang air laut," ucapnya.

Ia menuturkan, telah mengerahkan 50 stasiun pompa yang tersebar di 17 rumah pompa, seluruhnya beroperasi penuh. Selain itu, sebanyak 16 unit pompa mobile juga dikerahkan untuk mempercepat penurunan genangan.

"Seluruh pompa sudah beroperasi. Kami terus memantau dan melakukan penanganan secara maksimal. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1316 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1156 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye960 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye927 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye758 personFakhrizal Fakhri
close