You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Iin Mutmainnah memimpin apel kesiapsiagaan bencana di Halaman Kantor Wali Kota Jakarta Barat
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Iin Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah memimpin apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi di halaman Kantor Wali Kota setempat. Apel yang diikuti sekitar 300 personel gabungan tersebut digelar sebagai upaya antisipasi potensi genangan dan banjir di sejumlah wilayah rawan.

"Kesiapsiagaan personel"

Iin mengatakan, apel kesiapsiagaan ini bertujuan untuk memperkuat mitigasi risiko bencana, khususnya terkait potensi genangan atau banjir yang sempat terjadi kemarin.

"Terdapat beberapa titik yang terdampak, dan beberapa lokasi sudah kami kunjungi langsung kemarin bersama OPD terkait serta unsur Forkopimko. Ini menunjukkan bahwa kesiapsiagaan personel di lapangan sudah bergerak dengan cepat," ujarnya, Selasa (13/1).

Optimalkan Infrastruktur Pengendali Banjir, Percepat Penanganan Genangan

Iin menjelaskan, apel tersebut juga menjadi sarana untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana, sumber daya manusia, serta personel, baik yang berada di posko maupun di lapangan, bekerja sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku, mulai dari tahap prakejadian hingga pascabencana.

"Kemarin saat terjadi genangan di beberapa titik, kami melakukan pemantauan langsung, salah satunya di RW 01, Kelurahan Rawa Buaya. Pompa air berjalan dengan baik dan masyarakat juga bahu-membahu bergotong royong untuk menjaga serta menyelamatkan warga, terutama kelompok rentan," terangnya.

Iin menambahkan, persoalan aliran air dari hulu hingga hilir merupakan masalah multidimensi yang harus ditangani secara menyeluruh. Hambatan aliran air di beberapa titik perlu dicermati agar tidak menimbulkan luapan.

"Seperti adanya sedimentasi lumpur pada saluran air di beberapa titik sebelum ke hilir, serta tingginya curah hujan yang sangat memengaruhi aliran air yang melewati wilayah Jakarta Barat," ungkapnya.

Ia mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar saluran air, untuk rutin melakukan kerja bakti guna mencegah penumpukan sampah yang dapat menyumbat aliran.

"Kami memastikan masyarakat di wilayah yang bersinggungan langsung dengan saluran air terus menjaga kebersihan melalui kerja bakti secara rutin," tegasnya.

Terkait upaya antisipasi genangan,

Iin menyampaikan, Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat telah mengoperasikan pompa secara maksimal. Namun, ditemukan kendala pada sheet pile yang berlubang sehingga menyebabkan luapan Kali Mookervart ke Jalan Daan Mogot.

"Kami sudah mendiskusikan hal ini dengan kepala sudin, para asisten, unsur masyarakat, serta pengurus lingkungan untuk berkomunikasi secara persuasif kepada warga terkait sheet pile. Kami akan menambah rumah pompa dan mengoptimalkan pompa yang ada untuk mengendalikan air yang masuk ke Kali Mookervart," bebernya.

Iin berharap, melalui kesiapsiagaan bencana yang melibatkan seluruh unsur ini, Jakarta Barat semakin siap menghadapi potensi bencana, khususnya genangan dan banjir.

"Intinya, kolaborasi semua unsur harus terjalin dengan baik agar warga tidak merasakan dampak genangan yang signifikan. Jika semua siap, maka penanganannya pun akan semakin optimal," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye2091 personAnita Karyati
  2. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1181 personTiyo Surya Sakti
  3. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye1037 personFakhrizal Fakhri
  4. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye959 personDessy Suciati
  5. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye884 personAldi Geri Lumban Tobing