You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
SDA Jakut Kerahkan 22 Pompa Mobile Atasi Dampak Genangan
photo Istimewa - Beritajakarta.id

SDA Jakut Kerahkan 22 Pompa Mobile Atasi Genangan

Sebanyak 22 pompa mobile dikerahkan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara untuk mengatasi genangan akibat curah hujan dan naiknya permukaan air laut, Minggu (18/2) kemarin.

"Kita upayakan segera tuntas,"

Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi menjelaskan, selain pengerahan pompa mobile dan personel satgas, pihaknya juga mengaktifkan 72 pompa stationer yang ada di 22 lokasi rumah pompa secara bergantian. Masing-masing pompa tersebut, berkekuatan antara 150 liter perdetik hingga 1.000 liter perdetik.

"Penanganan genangan butuh waktu lama, karena petugas kita sulit untuk mengalirkan akibat muka air laut sedang tinggi," katanya, Senin (19/1).

BPBD Rencanakan Gelar Tiga Sortie OMC Hari ini

Menurut Suwandi, sejumlah lokasi yang tergenang sejak Minggu (18/1) pagi, seperti Jalan Kelapa Gading Boulevard Barat dan Jalan Gunung Sahari Raya, Pademangan Barat, saat ini sudah surut total.

Ditegaskan Suwandi, pihaknya akan terus mengerahkan pompa mobile hingga seluruh kawasan yang terdampak genangan di Jakarta Utara tertangani baik.

"Untuk penanganan di Jalan Gunung Sahari Raya kita kerahkan enam pompa mobile. Tentunya bila masih ada wilayah lain terdampak, kita upayakan segera tuntas," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29528 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2238 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1211 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1137 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri