You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tiga Sungai di Jakarta Akan Dinormalisasi Atasi Banjir
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Tiga Sungai di Jakarta akan Dinormalisasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menormalisasi Sungai Ciliwung, Krukut dan Cakung Lama guna mengatasi masalah banjir yang kerap melanda setiap tahun.

"Normalisasi Sungai Ciliwung, Krukut dan Cakung Barat,"

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, normalisasi tiga sungai ini menjadi prioritas program jangka menengah dan panjang guna mengatasi masalah banjir.

"Saya sudah instruksikan Dinas Sumber Daya Air mulai  normalisasi Sungai Ciliwung, Krukut dan Cakung Barat sebagai upaya mengatasi banjir agar tidak terulang," katanya saat mengunjungi Posko Pengungsian di Rawa Buaya, Sabtu (24/1).

Pramono Ungkap Curah Hujan Tinggi di Jakarta Capai 267 Milimeter per Hari

Untuk penanganan jangka pendek, jelas Pramono, Pemprov DKI melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan terus melakukan pengurasan saluran.

"Hari ini, saya juga memerintahkan melaksanakan OMC, minimum dua dan maksimum tiga kali. Sehingga penyintas banjir yang mengungsi segera kembali ke rumah masing- masing," jelasnya.

Ia mengungkapkan, curah hujan yang mengguyur Jakarta sejak 12 Januari hingga saat ini rata-rata sekitar 200 milimeter. Bahkan, intensitas curah hujan pada 18 Januari di  beberapa titik mencapai 260 milimeter.

"Kami terus berusaha semaksimal mungkin untuk mengatasi banjir," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12766 personDessy Suciati
  2. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1454 personFakhrizal Fakhri
  3. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1450 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1402 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1092 personBudhi Firmansyah Surapati