You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bedah rumah pramono rezap
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Wujudkan Hunian Layak, Pramono Resmikan 26 Unit Bedah Rumah

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menghadiri peresmian program bedah rumah, sekaligus menyerahkan secara simbolis kunci hunian kepada sejumlah warga, di Jalan Serdang Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (16/3).

"diberikan kesempatan mendapatkan bedah rumah ini,"

Program ini merupakan langkah nyata Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Baznas Bazis DKI Jakarta untuk menghadirkan hunian yang layak, aman, dan sehat bagi warga. Program ini sekaligus memperkuat komitmen membangun Jakarta sebagai kota yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama.

Sebanyak 10 unit rumah di Jakarta Pusat, 4 unit di Jakarta Barat, 11 unit di Jakarta Selatan, dan 1 unit di Jakarta Utara, dibedah dengan anggaran Rp 50-55 juta setiap rumah dan jangka waktu pengerjaan selama tiga minggu hingga 1 bulan.

Program Bedah Rumah Swadaya Satpol PP Diapresiasi

Selama masa renovasi, Baznas Bazis juga menanggung biaya sewa tempat tinggal sementara bagi pemilik rumah.

"Tadi saya meminta kepada penyelenggara terutama Baznas Bazis berkolaborasi dengan BUMD, BUMN, untuk semua agama diberikan kesempatan mendapatkan bedah rumah ini," ujar Pramono.

Pramono pun menargetkan, sebanyak 633 rumah direncanakan akan dibedah pada tahun ini. Ia juga memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan seluruh pihak, termasuk Baznas Bazis, BUMD, BUMN, dan swasta.

"Hari ini untuk tahun 2026, kita merencanakan 600-an (rumah). Dan yang di tahun 2025 sudah terlaksana semuanya," katanya.

Gubernur mendorong agar program bedah rumah yang memanfaatkan dana dari Baznas Bazis ini terus diperbanyak di Jakarta. Sehingga dana zakat, infak, dan sedekah yang dikumpulkan oleh Baznas Bazis bisa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat untuk berbagai program, termasuk pendidikan dan kesejahteraan umat.

"Supaya dana yang terkumpul dari Baznas Bazis itu betul-betul termanfaatkan untuk masyarakat atau rakyat yang kurang beruntung. Sehingga dengan demikian untuk pemutihan ijazah, bedah rumah, dan sebagainya di Jakarta ini," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Pramono juga menyempatkan diri berbincang dengan salah satu pemilik rumah yang direnovasi, yakni Atun (73). Atun yang sudah lanjut usia ini mengeluhkan kesehatan matanya kepada Gubernur.

"Yang diminta juga oleh Bu Atun adalah kebetulan dua matanya sudah tidak bisa membaca, melihat, beliau masih ingin untuk bisa membaca Surat Yasin, maka beliau minta untuk kataraknya dioperasi dan saya sudah setujui," ucap Pramono.

Sementara Ketua Baznas Bazis DKI Jakarta, Akhmad H Abubakar menambahkan, masyarakat yang ingin mendaftarkan huniannya dalam program ini dapat melapor melalui pengurus RT/RW yang kemudian diteruskan ke tingkat Kelurahan untuk dilaporkan kepada masing-masing kepala pelaksana wilayah.

"Syaratnya ya ada, tentu yang kurang mampu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6641 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1611 personTiyo Surya Sakti
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1559 personDessy Suciati
  4. Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

    access_time17-03-2026 remove_red_eye1554 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1465 personAldi Geri Lumban Tobing