You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PSX 20260316 155508
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Legislator Apresiasi Program Bedah Rumah Pemprov DKI

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah mengapresiasi program bedah rumah hasil kolaborasi antara Pemprov DKI dan Baznas Bazis.

"memberikan apresiasi dan semangat,"

Menurut Ida, dukungan dari Baznas Bazis DKI Jakarta merupakan langkah positif untuk membantu warga yang tinggal di rumah tidak layak huni. Ia berharap, program tersebut dapat terus diperluas dengan melibatkan lebih banyak pihak.

“Dengan adanya bantuan dari Baznas tentu Alhamdulillah. Kalau bisa program seperti ini lebih sering dilakukan dan jumlahnya ditambah lagi,” ujar Ida, Senin (16/3).

Wujudkan Hunian Layak, Pramono Resmikan 26 Unit Bedah Rumah

Ida juga berharap perusahaan-perusahaan besar dapat turut berpartisipasi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk membantu renovasi rumah warga yang membutuhkan.

Ia menilai, selama ini masih banyak perusahaan yang menyalurkan CSR secara mandiri dan belum terkoordinasi dengan pemerintah daerah. Sebab itu, lanjut Ida, Pemprov DKI diharapkan dapat mengakomodasi potensi tersebut agar program perbaikan rumah bagi warga kurang mampu semakin luas.

“Saya berharap perusahaan-perusahaan besar yang memiliki program CSR bisa ikut berkontribusi. Selama ini mungkin banyak yang tidak melalui Pemda, tetapi menurut saya hal itu bisa diakomodasi dengan baik,” katanya.

Ia pun memberikan apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung agar program bedah rumah tersebut terus diperluas dengan melibatkan berbagai pihak.

“Saya sebagai anggota Komisi D memberikan apresiasi dan semangat kepada Pak Gubernur agar program ini bisa terus ditambah, tidak hanya dari Baznas tetapi juga dari perusahaan-perusahaan besar lainnya,” tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan program bedah rumah hasil kolaborasi antara Pemprov DKI dan Baznas Bazis di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Program tersebut menargetkan renovasi sebanyak 633 unit rumah pada tahun 2026. Setiap rumah mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp50-55 juta dengan durasi pengerjaan maksimal satu bulan.

Selama proses renovasi berlangsung, pemilik rumah juga akan mendapatkan bantuan biaya sewa hunian sementara.

Melalui program yang bersifat inklusif bagi semua latar belakang agama ini, Pramono berharap dana zakat, infak, dan sedekah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari penyediaan hunian layak hingga bantuan kesehatan seperti operasi katarak.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye3838 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1012 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye984 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye897 personFolmer
  5. 84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

    access_time25-06-2026 remove_red_eye777 personBudhi Firmansyah Surapati