You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Parkiran mobil yang yang tertata rapi
photo Suparni - Beritajakarta.id

Penyiraman Rutin, Warga Pulau Payung Cegah Tanaman Layu

Cegah pohon-pohon produktif yang baru ditanam layu, warga Pulau Payung, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan melakukan penyiraman secara rutin. Ini karena sudah cukup lama kawasan tersebut tidak mengalami hujan.

Kita ingin lahan kosong itu bermanfaat buat warga, makanya yang ditanam pohon-pohon produktif

"Kemarin kan Pemkab baru saja melakukan penanaman di lahan bekas terbakar ini. Kalau tidak disiram bisa layu mati, karena tidak hujan-hujan di sini," ujar Wawan (52) salah satu warga, Senin (7/9).

Camat Kepulauan Seribu Selatan, Arif Wibowo pun mengapresiasi kegiatan positif yang dilakukan warganya. Karena dengan begitu, lingkungan juga tetap lestari. "Kami sangat apresiatif terhadap masyarakat Pulau Tidung, yang peduli terhadap lingkungan," katanya.

Lahan yang Terbakar di Pulau Payung Direboisasi

Arif mengatakan, dengan penyiraman rutin di musim kemarau kondisi pohon tersebut tetap kuat akarnya agar tidak mudah layu. Dan jika memang sudah berbuah, warga pun bisa menikmatinya.

"Status tanah tersebut masih perorangan, kita tidak menguasai lahan itu. Kita ingin lahan kosong itu bermanfaat buat warga, makanya yang ditanam pohon-pohon produktif," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6957 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5699 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3905 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2147 personFakhrizal Fakhri
  5. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye1940 personDessy Suciati