You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penanganan Pohon Tumbang di Bambu Apus Ditarget Rampung Jumat Lusa
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Penanganan Pohon Tumbang di Bambu Apus Rampung Jumat

Penanganan pohon Karet kebo berdiameter dua meter dan tinggi 10 meter yang tumbang di Jalan Bambu Hitam RT 03/01 Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (2/8) siang lalu, ditargetkan selesai Jumat (7/8) lusa. 

Progres penanganan sudah mencapai sekitar 60 persen

Kasatpel Pertamanan dan Hutan Kota Kecamatan Cipayung, Meita Lolita mengatakan, hingga saat ini 12 personel Satgas Hijau bersama personel PPSU kelurahan setempat terus lakukan penanganan. Menurut Meita, proses penanganan membutuhkan waktu agak lama, karena kondisi pohon cukup besar dan tinggi.

"Saat ini progres penanganan sudah mencapai sekitar 60 persen. Targetnya, lusa rampung semuanya," kata Meita, Rabu (5/8).

Pohon Tumbang dan Sempal di Jaktim Tuntas Dievakuasi

Untuk penanganan, ungkap Meita, personel gabungan ini dibekali tiga unit Mesin Chainsaw, lima golok dan dua unit kendaraan operasional jenis dump truk. 

"Seluruh batang pohon dibuang ke Saringan Sampah TB Simatupang (SSTBS), Jakarta Selatan," ucap Meita.

Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Bambu Apus, Eli Mulyaningsih menambahkan, untuk bantuan penanganan pihaknya mengerahkan lima personel PPSU. 

"Batang pohon tumbang ini dipotong menjadi beberapa bagian untuk mempermudah pengangkutan. Area sekitar juga dibersihkan sampai tuntas nantinya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12884 personDessy Suciati
  2. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1527 personFakhrizal Fakhri
  3. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1522 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1464 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1142 personBudhi Firmansyah Surapati