You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Tolak Bentuk Badan Otoritas Reklamasi
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Basuki Tolak Bentuk Badan Otoritas Reklamasi

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menolak membentuk badan otoritas untuk reklamasi pulau. Antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hanya memerlukan koordinasi saja untuk proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).

Kita juga nggak sepakat untuk bikin badan otoritas, kaya Batam saja. Tapi koordinasi cukup di Kementerian Pekerjaan Umum saja, waktu dia lakukan survey dan penelitian

"Kita juga nggak sepakat untuk bikin badan otoritas, kaya Batam saja. Tapi koordinasi cukup di Kementerian Pekerjaan Umum saja, waktu dia lakukan survey dan penelitian," kata Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/9) kemarin.

Menurut Basuki, pihak swasta yang akan membuat reklamasi pulau akan dilelang. Hanya perusahaan yang memiliki pengajuan paling masuk akal yang akan diterima. "Kalau soal perizinan semua kita di PTSP nggak ada masalah. Kita juga mau lelang yang masuk akal ke bisnis saja. Kaya di Rotterdam, swasta yang kerjain dapat 30 persen, tapi sertifikat milik pemerintah," ucapnya.

Basuki & Wali Kota Rotterdam Berbagi Pengalaman Reklamasi Pulau

Untuk tanggul A yang berada di proyek tersebut akan dijadikan jalan inspeksi, dengan ketinggian 4-5 meter. Sedangkan tanggul B dan C, masih dalam kajian oleh Korea Selatan dan Belanda.

"Tadikan yang datang staf Kemenko mesti dibawa ke pemerintah pusat. Jadi saya sampaikan, kita mesti duduk bareng, kita meski sepakat, bahwa hasil semua reklamasi itu menjadi sertifikat provinsi yang bersangkutan. Kalau ke depankan sudah ada Banten dan Jabar, itu jadi masing-masing," ucapnya.

Dengan pembuatan tanggul-tanggul, lanjut Basuki, bisa menjadi solusi dalam memperbaiki ambang batas kualitas air laut. Sehingga diharapkan bisa memperbaiki ekosistem laut yang berada di dalamnya juga. "Soal kerang hijau, itu kan sudah diatas ambang logam beratnya nah salah satu solusinya adalah lautnya dimajuin," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye3431 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. MRT Terapkan Tarif Rp1 pada 22, 27, dan 28 Juni 2026

    access_time21-06-2026 remove_red_eye1033 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye955 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye920 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye843 personFolmer