You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pagar dan Pohon di Tanam di Bantaran Kali Sodetan di Pondok Pinang
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Cegah PKL, 100 Pohon Ditanam di Pondok Pinang

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan melakukan penanaman pohon di bantaran saluran sodetan, Jalan Pondok Pinang Timur, Pondok Pinang, Kebayoran Lama. Ini agar tidak ada oknum ataupun warga yang menggunakan kembali lahan tersebut.

Kita juga sudah pasang pagar sebelumnya. Minggu depan akan kita tanam lagi 100 pohon

"Ini kita lakukan untuk mencegah adanya bangunan liar berdiri di sini. Sekitar 100 pohon yang kita tanam sekarang," ujar Hendi Nopriyadi, Lurah Pondok Pinang, Senin (28/9).

Menurut Hendi, jenis pohon yang ditanam antara lain pohon mahoni dan pohon produktif. "Pohon produktif ada rambutan, nangka, dan belimbing. Agar bukan hanya indah dan asri, tetapi nanti ada yang bisa dinikmati oleh warga sekitar," ucapnya.

Terlalu Rimbun, Belasan Pohon di Pegangsaan Dua Dikeluhkan

Rencananya, lanjut Hendi, pihaknya masih akan menanam pohon 100 lagi untuk meratakan bantaran saluran. "Kita juga sudah pasang pagar sebelumnya. Minggu depan akan kita tanam lagi 100 pohon," tandasnya.

Sebelumnya, sebanyak 35 bangunan liar yang dijadikan tempat berjualan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di lokasi tersebut telah dibongkar oleh petugas.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye20908 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11361 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6803 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3697 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1739 personFolmer