You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Cegah Kekerasan Terhadap Anak Melalui Dasa Wisma
photo Doc - Beritajakarta.id

Cegah Kekerasan Terhadap Anak Melalui Dasa Wisma

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menilai, salah satu faktor terjadinya tindak kekerasan terhadap anak adalah kurangnya pengawasan orangtua serta sikap acuh dari orang di sekitar tempat tinggal.

Interaksi antara tetangga perlu digerakan untuk mengikis sikap individual

Karena itu, Djarot menganggap perlu dibangkitkannya Dasa Wisma di Jakarta untuk menghilangkan sifat individualis yang ada di lingkungan masyarakat.

Dengan penerapan Dasa Wisma, lanjut Djarot, akan timbul sifat toleransi dan peduli sesama tetangga, sehingga jika terjadi hal yang tidak diinginkan di lingkungan tempat tinggalnya, mereka bisa segera melaporkan kepada pihak berwajib.

Pengerjaan Layer Hotmix di Jaktim Hampir Rampung

"Kalau dulu ada konsep Dasa Wisma, interaksi antara tetangga perlu digerakan untuk mengikis sikap individual di lingkungan," ujar Gatot, Kamis (8/10).

Ditambahkan Djarot, selain efektif mencegah kasus kekerasan dan penganiayaan pada anak, program Dasa Wisma juga efektif untuk mencegah aksi tawuran antar warga. Sebab, kata Djarot, dengan adanya interaksi antara tetangga maka akan tercipta komunikasi yang baik.

"Biasanya tawuran terjadi karena mereka butuh sarana untuk berekspresi, makanya kita akan perbanyak Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta," tandas Djarot.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1301 personTiyo Surya Sakti
  2. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye1160 personFakhrizal Fakhri
  3. Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

    access_time03-09-2026 remove_red_eye797 personNurito
  4. Bank Jakarta Raih KEJAR Award 2026

    access_time30-08-2026 remove_red_eye795 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Paparkan Kebijakan Umum Perubahan APBD 2026

    access_time31-08-2026 remove_red_eye784 personBudhi Firmansyah Surapati