You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
3 Ton Beras Diberikan ke Korban Kebakaran Rawamangun
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

3 Ton Beras Disalurkan untuk Korban Kebakaran Rawamangun

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana, memberikan bantuan kepada warga yang terkena musibah kebakaran di RT 01, 02, dan 03 RW 14 Kelurahan Rawamangun, Pulogadung. Bantuan berupa tiga ton beras langsung diberikan ke warga, di posko kebakaran Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Pengurusan surat-surat penting yang terbakar, kita sudah koordinasi kepada Kapolsek Rawamangun. Mereka siap mengeluarkan surat keterangan untuk mempermudah proses dalam mengurus surat yang terbakar

"Bantuan tiga ton beras ini semoga bisa meringankan beban penderitaan warga korban kebakaran," ujar Bambang, Jumat (23/10).

Bambang mengatakan, sejumlah pihak juga ikut serta memberikan bantuan seperti kebutuhan kesehatan dari PMI dan mobil Puskesmas Rawamangun. "Pengurusan surat-surat penting yang terbakar, kita sudah koordinasi kepada Kapolsek Rawamangun. Mereka siap mengeluarkan surat keterangan untuk mempermudah proses dalam mengurus surat yang terbakar," katanya.

Sumber Air Minim, Kebakaran di Rawamangun Sulit Dipadamkan

Sebelumnya, sebanyak 80 rumah ludes terbakar pada hari Rabu (21/10) kemarin. Kini warga mengungsi di posko warga korban kebakaran bertempat di halaman Universitas Negeri Jakarta.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29431 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2178 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1206 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye959 personFakhrizal Fakhri
  5. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye957 personDessy Suciati