You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemadam Kebakaran Butuh Hidran Mandiri
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Pemadam Kebakaran Butuh Hidran Mandiri

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Barat mengharapkan, tahun depan pihaknya sudah memiliki sistem hidran mandiri guna memadamkan api secara cepat dalam setiap peristiwa kebakaran.

Seperti jaringan pipa hidran yang terinstalasi dengan selang satu setengah tapi sudah terisi air tekanan

"Seperti jaringan pipa hidran yang terinstalasi dengan selang satu setengah tapi sudah terisi air tekanan. Sehingga proses pemadam bisa berlangsung cepat," kata Pardjoko, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Sabtu (31/10).

90 Hidran di Jakbar Tak Berfungsi

Pardjoko mengatakan, sistem hidran mandiri sangat dibutuhkan mengingat selama ini wilayah Jakarta Barat merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan kebakaran paling tinggi.

"Minimal dalam satu wilayah memiliki satu hidran mandiri. Jadi ketika ada kebakaran, melalui sistem hidran mandiri itu pemadaman api hanya membutuhkan waktu dua menit saja," ujar Pardjoko.

Ditambahkan Pardjoko, dari delapan kecamatan yang ada, wilayah Kebon Jeruk, Tambora dan Kalideres merupakan wilayah paling rawan terjadi kebakaran.

"Tiga wilayah itu memang rawan, makanya sejauh ini kita sedang gencar membentuk Sistem Ketahanan Kebakaran Lingkungan (SKKL)," tandas Pardjoko.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2014 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye974 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye882 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye855 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye765 personFakhrizal Fakhri