You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Banyak PKL, 3 Jalan di Kwitang Lumpuh
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Banyak PKL, 3 Jalan di Kwitang Lumpuh

Tiga jalan di Kelurahan Kwitang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat lumpuh. Sebab para pedagang kaki lima (PKL) menggelar lapak di bahu jalan.

Kondisi jalannya sudah sangat parah, sampai siang tidak bisa dilewati. Warga terpaksa memutar dari jalan lain yang cukup jauh

Pantauan Beritajakarta.com, jalan yang lumpuh yakni Jalan Kramat 3, Jalan Listrik dan Jalan Kwitang Kebon Sayur. Lebar jalan yang sekitar delapan meter, hampir tertutup semua dengan lapak-lapak milik PKL. Kendaraan roda empat yang mau melintas pun harus mencari jalur alternatif untuk menghindari jalan tersebut.

"Kondisi jalannya sudah sangat parah, sampai siang tidak bisa dilewati. Warga terpaksa memutar dari jalan lain yang cukup jauh," ujar Ijul (32), salah satu pengendara, Jumat (11/6).

15 Lapak PKL Tanah Abang Ditertibkan

Ijul berharap agar pihak terkait bisa segera melakukan penertiban PKL di jalan tersebut. Sehingga fungsi jalan kembali bisa dinikmati semua warga.

"Pemerintah jangan terkesan tutup mata dong, ini sampai tiga jalan loh ditutup. Segera dikembalikan sesuai fungsinya," ucapnya.

Sementara Camat Senen, Masroni mengatakan, akan langsung melakukan pengecekan ke lokasi tersebut. "Kita akan langsung cek ke lapangan, untuk tidak lanjutnya. Nanti akan kita sampaikan hasilnya," tandas Masroni.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1183 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati