You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tali Air di Jalan Pondok Labu Raya di Bersihkan
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Tali Air Depan Pasar Pondok Labu Dibersihkan

Puluhan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dikerahkan untuk membersihkan tali air di Jalan Pondok Labu Raya, tepat di depan Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan. Titik tersebut rawan genangan saat hujan dengan intensitas tinggi.

Tali air dan saluran pembersihannya. Ini inritnya juga sudah dibuat baru untuk memudahkan pengerukan sampah dari saluran. Kita targetkan Sabtu selesai

Lurah Pondok Labu, Siti Fauziah mengatakan, pengurasan dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat ke Gubernur DKI. Sampah dari pedagang banyak masuk ke tali air, sehingga dikhawatirkan bisa menghambat aliran masuk ke saluran.

"Ini tindaklanjut dari pengaduan masyarakat yang masuk ke nomor Gubernur. Sejak Senin (9/11) sudah mulai kami kerjakan," ujar Fauziah, Rabu (11/11).

PPSU Bersihkan Tali Air di Gambir

Menurut Fauziah, untuk melakukan pembersihan tali air sekaligus saluran di sekitar Pasar Pondok Labu dikerahkan 25 petugas PPSU. Mereka akan melakukan pembersihan sepanjang 250 meter.

"Tali air dan saluran pembersihannya. Ini inritnya juga sudah dibuat baru untuk memudahkan pengerukan sampah dari saluran. Kita targetkan Sabtu selesai," ucapnya.

Usai pembersihan, lanjut Fauziah, rencananya akan ada petugas PPSU yang selalu disiagakan di lokasi saat hujan melanda. "Nanti akan kita perintahkan PPSU untuk siaga di sini kalau hujan. Jadi saat tersumbat langsung bisa ditangani, tidak menimbulkan genangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1185 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1165 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye951 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye937 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye849 personBudhi Firmansyah Surapati