You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
20 Ton Sampah Basah Diangkut dari Saluran Jl Inpres
photo Doc - Beritajakarta.id

20 Ton Sampah Basah Diangkut dari Saluran Jl Inpres

Puluhan ton sedimen dan sampah berhasil diangkat dari saluran air di Jalan Inpres, Wijaya Kusuma, Grogol, Petambutan, Jakarta Barat. Pembersihan sedimen setelah pada pagi tadi dilakukan pembongkaran lapak-lapak pedagang.

Karena itu sampah basah, totalnya kurang lebih 20 ton. Rata-rata sampah bekas sayuran dan buah, selain itu ada juga bekas penopingan pohon, bekas coran dan kayu-kayu hasil penertiban

Wakil Camat Grogol Petamburan, Silvia Nurani mengatakan, pengerukan tersebut dilakukan oleh 50 petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) serta 15 anggota Satpol PP Kecamatan.

30 Lapak PKL di Jl Inpres Ditertibkan

"Karena itu sampah basah, totalnya kurang lebih 20 ton. Rata-rata sampah bekas sayuran dan buah, selain itu ada juga bekas penopingan pohon, bekas coran dan kayu-kayu hasil penertiban," katanya, Jumat (13/11).

Menurut Silvia, puluhan karung sampah tersebut rencananya akan diangkut ke TPS sementara yang berlokasi di Kelurahan Grogol. "Tapi proses pengangkutanya memang akan berjalan lama karena kendaraan operasionalnya yang minim, yaitu tiga truk sampah dan empat kendaraan operasional, jadi kita harus bolak balik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1158 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye931 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati