You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Klinik VCT Dilengkapi Lab Dan Sarana Pengobatan
photo Suparni - Beritajakarta.id

Warga Jangan Sungkan Periksa Kesehatan Alat Reproduksi

Warga Kepulauan Seribu diimbau untuk tidak malu-malu melakukan pemeriksaan kesehatan alat reproduksi maupun cek darah ke Klinik Voluntary Counseling Test (VCT) .

Mudah-mudahan program ini dapat membantu masyarakat dan kabupaten dalam memerangi penyebaran virus HIV/AIDS

Kepala Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, Helmy mengatakan, klinik  pertama di Kepulauan Seribu, yang berada di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, akan dilengkapi dengan laboratorium dan sarana pengobatan.

Klinik ini, sambung Helmy,  selain untuk menekan penyebaran penyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency), klinik ini juga untuk mencegah penyebaran infeksi menular seksual (IMS).

Pemkab Apresiasi Berdirinya Klinik Konseling HIV/AIDS

“Jadi selain konsultasi soal penyakit HIV/AIDS, bisa juga berkonsultasi masalah kesehatan reproduksi diantaranya soal IMS tadi," terangnya, Rabu (18/11).

Diakui Hilmy, selama ini masih banyak anggota masyarakat yang enggan untuk memeriksa kesehatan alat reproduksi dan mengecek penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV). 

"Mudah-mudahan program ini dapat membantu masyarakat dan kabupaten dalam memerangi penyebaran virus HIV/AIDS. Kami minta masyarakat jangan sungkan lakukan pemeriksaan," tandas Hilmy.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12200 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1365 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1347 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1305 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1012 personBudhi Firmansyah Surapati