You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Beli 23 Hektare Lahan untuk Rusun
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

DKI Beli 23 Hektare Lahan untuk Rusun

Rencana pembangunan 50 ribu unit rumah susun (rusun) hingga 2017 terus disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Lahan untuk pembangunan pun telah dibeli Pemprov DKI Jakarta.

Memang kita siapkan lahan-lahan yang dibeli untuk membuat rusun. Seluruhnya ada 23 hektare di 16 lokasi

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah DKI Jakarta, Ika Lestari Adji mengatakan, tahun 2015 pihaknya menghabiskan anggaran sekitar Rp 1,8 triliun untuk pembelian lahan seluas 23 hektare. Lahan-lahan tersebut tersebar di 16 lokasi di DKI Jakarta.

"Memang kita siapkan lahan-lahan yang dibeli untuk membuat rusun. Seluruhnya ada 23 hektare di 16 lokasi," ujarnya, Rabu (2/12).

Lahan Dekat GOR Pengadegan Diusulkan Jadi RPTRA

Dikatakan Ika, saat ini sebagian lahan tersebut sudah dipersiapkan untuk dibangun rusun. Sedang sebagian lain masih dalam tahap pematangan.

"Tahun depan sebagian sudah bisa kita mulai pembangunannya. Tapi juga ada yang 2016 nanti harus dilakukan pematangan dulu," katanya.

Ditambahkan Ika, untuk 2016 dirinya belum dapat membeberkan rencana pembangunan rusun baru dan pembelian lahan. Sebab, hingga kini pihaknya masih dalam tahap melakukan perencanaan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1453 personAnita Karyati
  2. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1228 personFolmer
  3. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1124 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye945 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye927 personAnita Karyati