You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 23.871 Kemasan Produk Pangan dan Kosmetik Ilegal Dimusnahkan
photo Nurito - Beritajakarta.id

23.871 Kemasan Produk Pangan dan Kosmetik Ilegal Dimusnahkan

Sebanyak 211 item atau 23.871 kemasan produk pangan dan kosmetik ilegal dimusnahkan Badan pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta di Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur. Seluruh barang sitaan ini merupakan hasil pengawasan 2014 lalu, yang telah memiliki ketetapan dari pengadilan.

Semua barang bukti yang kita musnahkan ini dari tiga perkara di Jakarta Utara

Kepala BPOM DKI Jakarta, Dewi Prawitasari mengatakan, seluruh produk pangan dan kosmetik yang dimusnahkan ini ilegal karena tanpa dilengkapi izin edar.

Jika diuangkan, total nilai seluruh barang yang dimusnahkan itu mencapai Rp 3,6 miliar. Namun tidak seluruhnya barang bukti itu dimusnahkan di Jakarta, empat truk barang sitaan lainnya dimusnahkan di daerah Jawa Barat. Sayangnya ia enggan menybut lokasi pemusnahan.

BPOM Sidak Makanan Kadaluarsa di Pulau Lancang

"Semua barang bukti yang kita musnahkan ini dari tiga perkara di Jakarta Utara. Seluruhnya sudah mempunyai ketetapan hukum, karena kita harus berhati-hati dalam bertindak," ujar Dewi, Senin (7/12).

Dewi menjelaskan, seluruh barang yang dimusnahkan itu berasal dari penitipan ekspedisi, rumah tinggal yang memproduksi kosmetik dan pergudangan. "Seluruh kosmetik ini dipasarkan di klinik-klinik kecantikan di Jakarta," tandas Dewi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

    access_time19-04-2026 remove_red_eye4581 personNurito
  2. Pemprov DKI Rayakan Paskah Bersama di Kota Tua

    access_time18-04-2026 remove_red_eye1556 personFakhrizal Fakhri
  3. Pengendalian Ikan Sapu-Sapu Demi Upaya Pelestarian Lingkungan

    access_time18-04-2026 remove_red_eye1463 personFakhrizal Fakhri
  4. Hasil Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Capai 6,98 Ton

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1383 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pramono Serukan Perdamaian dan Keharmonisan

    access_time18-04-2026 remove_red_eye1131 personAldi Geri Lumban Tobing