You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hari Kesehatan Nasional, Puskesmas Diminta Tingkatkan Pelayanan
photo Septradi Setiawan - Beritajakarta.id

Program Ketuk Pintu Diminta Jangan Cuma Slogan

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Koesmadi Priharto mengharapkan, program ketuk Pintu Layani dengan hati jangan hanya sebatas slogan, namun harus diimplementasikan di tingkat puskesmas kecamatan maupun kelurahan.

Petugas kesehatan dituntut untuk memberikan pelayanan optimal pada masyarakat

"Petugas kesehatan dituntut untuk memberikan pelayanan optimal pada masyarakat. Profesi pegawai di bidang kesehatan merupakan pilihan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab," kata Koesmedi, saat menhadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-51 di halaman parkir salah satu pusat perbelanjaan di Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (19/12).

Menurut Koesmadi, seluruh petugas kesehatan tingkat kecamatan maupun kelurahan yang melayani langsung melalui program ketuk pintu layani dengan hati, sudah saatnya mengubah cara pandang terhadap masyarakat.

RS di DKI Tak Boleh Tolak Pasien Miskin

"Kalau biasanya mari bantu untuk masyarakat, kini ganti dengan mari kita bersama masyarakat hidup sehat. Artinya apa, pemberdayaan masyarakat sangat diperlukan dan itu harus bersama-sama," ujar Koesmedi.

Peringatan Hari Kesehatan Nasional ini diisi berbagai kegiatan, diantaranya senam bersama, pameran informasi pelayanan kesehatan yang diikuti puskesmas di delapan wilayah kecamatan di Jakarta Barat dan talkshow tentang kesehatan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1183 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati