You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sampah
photo Nurito - Beritajakarta.id

Sampah Menumpuk di Kali Sunter

Sudah hampir enam bulan sampah dibiarkan mengendap di dasar kali yang mengering

Kondisi Kali Sunter di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur penuh sampah dan  sedimentasi yang sangat parah. Diduga, tumpukan sampah terjadi lebih dari enam bulan.

Pantauan Beritajakarta.com, tumpukan sampah memanjang mencapai sekitar 100 meter dan lebar sekitar 10 meter. Tumpukan sampah ini persis di sisi selatan pintu air di Kelurahan Jati, Pulogadung. Pada bagian tengah Kali Sunter ini terdapat sedimentasi yang tingginya mencapai 1 meter. Badan kali pun nyaris berubah menjadi daratan.

Sampah Menggunung di Jalan Inspeksi Kalimalang


Muklis (47), warga sekitar mengatakan, sampah yang ada di dasar Kali Sunter ini sudah mengendap lama, sekitar enam bulan. Bahkan sebagian sampah ini sudah menyatu dengan lumpur dan menjadi sedimentasi. 


“Sudah hampir enam bulan sampah dibiarkan mengendap di dasar kali yang mengering. Bahkan sampah sudah menyatu dengan lumpur hingga menimbulkan sedimentasi. Harusnya sebelum musim hujan sampah itu segera diangkut ke permukaan,” ujar Muklis, Selasa (5/1).

Kepala Unit Pengelola kebersihan Badan Air Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Junjungan Sihombing, saat dikonfirmasi berjanji segera mengerahkan PHL untk membersihkan seluruh sampah di dekat pintu air tersebut.

Pihaknya, kata Junjungan, akan mengerahkan sebanyak 30 PHL, Rabu (6/1) besok. Penanggung jawab penanganan sampah di wilayah Jakarta Timur juga akan dipanggil terkait banyaknya sampah di kali tersebut. 

“Besok kita langsung bersihkan, saya yakin sehari juga kelar. Saya juga akan panggil pengelola kebersihan wilayah timur, kenapa itu sampai terjadi. Tidak ada alasan lagi sampah menumpuk di kali. Karena SDM dan truk sampah yang ada sangat mencukupi,” ujar Junjungan.


Pihaknya, tambah Junjungan, mengimbau warga yang tinggal di sepanjang bantaran kali tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1244 personNurito
  2. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1214 personAnita Karyati
  3. Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye968 personNurito
  4. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye938 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye833 personDessy Suciati