You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jalan Macet Alasan Dokter Puskesmas Semper Barat II Telat Datang
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Kepala Puskesmas Semper Barat II Akui Kerap Datang Terlambat

Kepala sekaligus dokter Puskesmas Kelurahan Semper Barat II, Hasanuddin A Basir mengakui kerap terlambat datang ke puskesmas hingga membuat pasien yang hendak berobat antre dan harus menunggu lama. Kondisi lalu lintas yang macet dari tempat tinggalnya di kawasan Bekasi menuju puskesmas disebut-sebut menjadi faktor penyebab keterlambatanya bekerja.

Soal saya suka datang terlambat memang benar

"Soal saya suka datang terlambat memang benar. Itu dikarenakan kondisi jalan yang saya lewati dari rumah di Bekasi menuju puskesmas, rawan macet dan dilintasi truk pengangkut kontainer dan lain sebagainya," ujar Hasanuddin, Rabu (27/1).

Ia mengaku telah 10 kali meminta dipindahtugaskan ke Puskesmas Kelurahan Marunda agar lebih dekat dari kediamannya di daerah Bekasi, namun permintaan itu selalu ditolak. Di luar itu, tenaga medis di puskemas ini juga kewalahan menangani pasien yang setiap harinya berjumlah 80 hingga 120 orang pasien.

Layanan Puskesmas Semper Barat II DIkeluhkan

"Idealnya, satu dokter melayani 40 pasien setiap harinya. Tapi, saat ini karena cuma saya sendiri dokternya, saya harus layani 80 bahkan sering juga sampai 120 pasien setiap harinya," keluhnya.

Menurut Hasanuduin, aduan mengenai buruknya pelayanan di puskesmas yang telah ditangani sejak 2011 ini bukan murni dari suara masyarakat, tetapi dari oknum. Alasannya, delapan pegawainya yang terdiri dari lima Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tiga pegawai honorer, setiap hari bekerja sesuai jam kerja, yakni hingga pukul 16.00.

"Terkadang kalau banyak pasien kami malah sampai pukul 17.00 lebih," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5834 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2353 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2108 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1695 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1598 personNurito