You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puluhan Inrit di Jl Papanggo II Kembali Dibongkar
photo Toni Riyanto - Beritajakarta.id

Pembongkaran Inrit di Jl Papanggo II Dilanjutkan

Puluhan beton penutup saluran air atau inrit di sepanjang Jalan Papanggo II, Papanggo, Jakarta Utara dibongkar petugas. Inrit menyumbat saluran dan menghalangi petugas untuk membersihkan aliran saluran.

Tahap pertama pembongkaran sudah kami lakukan tiga hari lalu sepanjang 100 meter. Dan saat ini pembongkaran lanjutan kami lakukan sepanjang 150 meter

Lurah Papanggo, Maryono mengatakan, pembongkaran inrit yang lebarnya hampir satu meter dengan 150 meter dilakukan oleh 25 petugas PPSU dengan cara manual menggunakan blencong dan cangkul.

"Tahap pertama pembongkaran sudah kami lakukan tiga hari lalu sepanjang 100 meter. Dan saat ini pembongkaran lanjutan kami lakukan sepanjang 150 meter," ujar Maryono, Jumat (12/2).

Kerap Meluap, Inrit di Jl Gajah Mada Dibongkar

Diharapkan dengan dibongkarnya 30 inrit, petugas PPSU bisa langsung melakukan pengerukan saluran. Sebab jika tidak, genangan di jalan tersebut bisa timbul saat hujan dengan ketinggian hingga 15 sentimeter.

"Warga saya minta untuk juga menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah di saluran dan tidak lagi menutup rapat hingga membuat petugas mudah melakukan pembersihan," tandas Maryono.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1180 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1093 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1089 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye918 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye894 personAnita Karyati