You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dampak Getaran Bus Transjakarta, Plafon Terminal Pulogebang Jebol
photo Nurito - Beritajakarta.id

Plafon Toilet di Terminal Pulogebang Jebol

Kondisi plafon toilet di Terminal Pulogebang , Jakarta Timur, jebol.

Nanti kita perbaiki sendiri. Tinggal beli materialnya, langsung kita kerjakan

Kepala Satuan Pelaksana Sarana Prasarana UPT Terminal Pulogebang, Piten Sagala mengatakan, kerusakan sudah terjadi sejak sebulan lalu. Namun, sampai saat ini belum ada perbaikan.

"Nanti kita perbaiki sendiri. Tinggal beli materialnya, langsung kita kerjakan. Kita punya Pegawai Harian Lepas (PHL) bisa diperbantukan perbaiki plafon jebol itu," ujar Piten Sagala, Rabu (17/2).

Terminal Pulogebang Diminta Punya Petugas Informasi

Dikatakan Piten, kerusakan planfon karena tidak kuat oleh getaran yang dihasilkan bus Transjakarta. terlebih, letak toilet persis di atas jalur lintasan bus Transjakarta koridor 11 (Pulogebang-Kampung Melayu).

"Ini jebol soalnya nggak kuat sama getaran bus Trasnjakarta. Soalnya tiap hari kan melintas di atasnya," tandasnya.

Pantauan Beritajakarta.com, Rabu (17/2), plafon yang jebol ini berada di toilet laki-laki yang terletak di lantai mezanin. Plafon berukuran sekitar 2x5 meter persegi ini ambrol hingga jatuh ke lantai. Termasuk pipa blower dan kerangka holonya ikut ambruk.

Ditambahkan Piten, lantai Mezanin ini merupakan lantai penghubung dari gedung A ke B, C dan D. Terutama untuk pejalan kaki calon penumpang. Plafon yang jebol ini berada di  gedung D.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2073 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1048 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye949 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye943 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye900 personNurito