You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Embung di Terminal Pulogebang Dilengkapi Air Mancur
photo Nurito - Beritajakarta.id

Lahan Pemancingan di Pulogebang Diusulkan Jadi Embung

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Kota Jakarta Timur akan mengusulkan lahan bekas pemancingan di sisi utara Terminal Pulogebang ditata ulang menjadi embung. Agar lebih tertata dan asri, rencananya embung dilengkapi taman, jogging track serta air mancur setinggi 30-50 meter.

Saya juga akan usulkan ke DKI agar ada air mancurnya setinggi 30-50 meter. Kemudian malam harinya ada lampu hias yang menyorot air mancur. Sehingga terlihat indah pemandangannya

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana, mengatakan, jika terdapat embung dan taman maka kawasan Terminal Pulogebang  tidak akan terlihat gersang seperti saat ini. Apalagi di sekeliling embung, akan didesain ada taman dan tempat duduk untuk bercengkerama warga atau pengunjung terminal.

"Saya juga akan usulkan ke DKI agar ada air mancurnya setinggi 30-50 meter. Kemudian malam harinya ada lampu hias yang menyorot air mancur," ujar Bambang, Sabtu (27/2).

Lajur Mix Traffic di Jl Sisingamangaraja Rusak

Air mancur di embung ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu ikon Kota Jakarta. Apalagi Terminal Terpadu Pulogebang ini sebagai terminal terbesar di Asia Tenggara.

Kemudian jika sudah ada embung dan taman, PKL dilarang berjualan di areal tersebut. Petugas Satpol PP harus menjaga keindahan taman dan embung nantinya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2069 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1042 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye942 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye938 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye867 personNurito