You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hujan Deras, Jl Mabes Hankam Kembali Tergenang 40 Sentimeter
photo Nurito - Beritajakarta.id

Jl Mabes Hankam Sempat Tergenang 40 Sentimeter

Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dari pukul 15.00, memicu genangan di Jalan Mabes Hankam, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (15/3). Ketinggian genangan air sekitar 20-40 sentimeter.

Setiap hujan deras memang selalu tergenang di kawasan ini. Padahal kami sudah sering bersihkan sampah di saluran Phb yang ada

Pantauan Beritajakarta.com, panjang genangan sekitar 200 meter. Genangan ini terjadi akibat meluapnya saluran air penghubung (PHB) yang ada di kawasan tersebut. Bahkan air hujan dari dalam proyek sebuah bangunan milik kantor DPP partai politik, ikut tumpah ke jalan.

Rahmat (19), petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) Kelurahan Bambu Apus bersama lima rekannya, langsung turun ke jalan. Mereka mengatur lalu lintas dan memberi aba-aba pada pengendara agar jalan tidak terlalu ke pinggir. Karena dikhawatirkan akan terperosok ke saluran air.

Jl Mabes Hankam Kembali Tergenang

"Setiap hujan deras memang selalu tergenang di kawasan ini. Padahal kami sudah sering bersihkan sampah di saluran PHB yang ada," kata Rahmat, Selasa (15/3).

Genangan ini mulai terjadi sekitar pukul 16.00. Namun mulai pukul 17.30 berangsur-angsur surut. Biasanya genangan di tempat ini surut sekitar dua sampai tiga jam setelah kejadian.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2074 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1049 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye944 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye906 personNurito