You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Polisi Imbau Ojek Online Lepas Atribut
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Polisi Minta Ojek Online Lepas Atribut

Polisi menghentikan ojek-ojek berbasis aplikasi yang masih beroperasi disekitar Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Ini untuk menghindari adanya tindak anarkis dari peserta demonstrasi angkutan umum.

Pak ini helmnya disimpan saja. Bahaya, ini juga untuk keamanan bapak dan penumpangnya

Pantauan Beritajakarta.com, pendemo melintas di Jalan Medan Merdeka Selatan menuju kawasan Monas. Akibat aksi tersebut laju kendaraan di depan kantor Gubernur DKI Jakarta terpantau macet.

Armada Metromini dan Kopaja di Terminal Blok M Minim

Beberapa pengendara ojek online, seperti Gojek dan Grab Bike yang terlihat masih melintas diberhentikan oleh polisi. Mereka diminta untuk melepas atribut yang digunakan. Dikhawatirkan jika masih menggunakan atribut akan berisiko untuk para pengemudi tersebut.

"Pak ini helmnya disimpan saja. Bahaya, ini juga untuk keamanan bapak dan penumpangnya," kata AKP Joko, salah satu petugas polisi sambil menghentikan ojek online, Selasa (22/3).

Sementara itu, pengamanan di Balai Kota DKI diperketat. Terlihat dua baracuda bersiaga di halaman Balai Kota DKI Jakarta. Selain kepolisian, TNI dan Satpol PP juga terlihat di sekitar Balai Kota.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye6235 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

    access_time05-06-2026 remove_red_eye1842 personDessy Suciati
  3. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1604 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1513 personAnita Karyati
  5. Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

    access_time07-06-2026 remove_red_eye1461 personDessy Suciati